
TIFURE, 28 September 2025 – Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Tifure kembali menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap kesehatan jemaat dengan menggelar sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tahun ke-5 , Minggu (28/9), di Gedung Gereja Ebenhaezer Jemaat GPM Tifure. Kegiatan ini merupakan hasil keputusan Sidang Jemaat ke-27 Tahun 2025 pada Seksi PIPK, sub Seksi pelayanan kesehatan yang menetapkan salah satu kegiatan sebagai prioritas pelayanan jemaat.
Sosialisasi yang berlangsung bertepatan dengan ibadah kemitraan laki-laki dan perempuan ini menggandeng Puskesmas Pembantu (Pustu) Tifure. Narasumber Nurzamsany R, SKM, ahli pertama administrator kesehatan di Puskesmas Batang Dua, memaparkan 10 indikator PHBS rumah tangga , seperti persalinan yang dilakukan oleh bidan dan di faskes, pemberian ASI eksklusif, konsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik harian, hingga kebiasaan tidak merokok di dalam rumah. “Kami percaya kesehatan jemaat atau masyarakat dimulai dari rumah. Saya berterima kasih atas kerja sama kami sebagai pihak kesehatan Puskesmas Batang Dua dalam hal ini PUSTU Tifure sehingga Sosialisasi ini dapat diselenggarakan agar pola hidup sehat tidak hanya diketahui, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujar Sani.
Jemaat menyambut positif kegiatan ini. Diskusi menampilkan pemahaman interaktif yang semakin kuat, terutama pada isu sanitasi, pencegahan penyakit menular, serta pentingnya dukungan keluarga dalam penerapan PHBS. “Kegiatan yang berlansgung sepanjang lima tahun sesuai hasil jemaat GPM Tifure akan membantu cara memandang jemaat masyarakat maupun untuk menjaga pola hidup yang lebih baik.
Majelis Jemaat GPM Tifure menegaskan, pada Sidang Jemaat berikutnya akan dibahas tindak rencana berupa aksi nyata , seperti lebih lanjut gerakan bersama menjaga lingkungan bersih, pos pantau gizi jemaat, hingga kampanye anti rokok di rumah tangga.
“Sosialisasi ini langkah baru awal. Setelah jemaat memahami PHBS, tahap selanjutnya adalah aksi. Kami ingin kesehatan benar-benar hadir sebagai gaya hidup warga jemaat,” tegas Ketua Majelis Jemaat GPM Tifure, Pendeta. Fileks Talakua.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara GPM Tifure dan Pustu Tifure untuk memperluas program kolaborasi kesehatan, memastikan PHBS tidak berhenti pada edukasi, tetapi terwujud dalam perilaku dan aksi nyata di tengah jemaat.
Editor : Admin Jemaat
Penulis : Admin Jemaat







